Aceh Jaya — 11 Januari 2026 — Semangat belajar dan kreativitas terlihat dalam kegiatan Pelatihan Menjahit PKBM Aneuk Meuh Jaya yang dilaksanakan pada 11 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya PKBM Aneuk Meuh Jaya dalam membekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan sehari-hari maupun menjadi peluang usaha di masa mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, peserta didik mengikuti pembelajaran secara langsung dengan menggunakan mesin jahit. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mencoba mengoperasikan mesin jahit sekaligus mempraktikkan teknik menjahit dengan bimbingan pelatih.
Pembelajaran yang dilakukan secara praktik memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga belajar secara langsung bagaimana menggunakan mesin jahit dengan benar, mengatur bahan, menjaga ketelitian, serta menghasilkan jahitan yang rapi.
Kegiatan pelatihan juga berlangsung secara interaktif. Pelatih memberikan arahan dan pendampingan selama proses praktik sehingga peserta dapat bertanya dan memperbaiki kesalahan secara langsung. Pendekatan seperti ini diharapkan dapat membantu peserta lebih cepat memahami teknik dasar menjahit sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Keterampilan menjahit merupakan salah satu keterampilan yang memiliki nilai manfaat jangka panjang. Dengan kemampuan yang terus diasah, peserta didik dapat mengembangkan keterampilan tersebut menjadi berbagai kegiatan produktif, seperti membuat pakaian sederhana, memperbaiki pakaian, menghasilkan produk berbahan kain, maupun membuka jasa jahit secara mandiri.
Lebih dari sekadar keterampilan teknis, pelatihan ini juga mengajarkan berbagai nilai penting. Ketelitian saat mengoperasikan mesin, kesabaran dalam menyelesaikan pekerjaan, kedisiplinan mengikuti tahapan, serta keberanian untuk mencoba merupakan bagian dari proses pembelajaran yang dapat membentuk karakter peserta didik.
Kepala PKBM Aneuk Meuh Jaya, Muhammad Nasir, menyampaikan bahwa kegiatan keterampilan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk memberikan pembelajaran yang memiliki manfaat nyata bagi peserta didik.
“Kami ingin peserta didik memiliki bekal yang tidak hanya berupa pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang dapat mereka gunakan dalam kehidupan. Melalui pelatihan menjahit, kami berharap mereka dapat mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, dan pada akhirnya memiliki peluang untuk menjadi lebih mandiri,” ujar Muhammad Nasir.
Menurutnya, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan akan semakin bermanfaat apabila terus dipraktikkan dan dikembangkan. Oleh karena itu, peserta didik didorong untuk tidak berhenti belajar setelah kegiatan pelatihan selesai, tetapi terus berlatih sehingga kemampuan mereka semakin meningkat.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan peran PKBM sebagai lembaga pendidikan nonformal yang memberikan ruang belajar bagi masyarakat melalui berbagai program pengembangan pengetahuan dan keterampilan. Pendidikan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik yang dapat memberikan bekal untuk menghadapi kehidupan nyata.
Antusiasme peserta dalam mengikuti praktik menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan. Dengan tersedianya sarana berupa mesin jahit dan pendampingan selama proses pembelajaran, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal dunia keterampilan secara lebih dekat.
PKBM Aneuk Meuh Jaya berharap pelatihan menjahit ini dapat menjadi langkah awal bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Keterampilan tersebut diharapkan dapat terus diasah hingga menjadi kemampuan yang produktif dan bahkan dapat membuka peluang ekonomi bagi peserta maupun lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan pelatihan menjahit, PKBM Aneuk Meuh Jaya terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang bermanfaat untuk masa depan.